#CariTau Berikut adalah Penyebab Dosen Tidak Lulus Sertifikasi Dosen (Serdos)

Related image

Seperti yang saya sampaikan pada post saya sebelumnya, sertifikasi dosen adalah sebuah proses dimana setiap tahapannya membutuhkan konsentrasi penuh.  Tidak jarang dosen senior pun bisa gagal dan harus mencoba lagi. Tetap semangat!  Gagal hanyalah sukses yang tertunda. Nah untuk menghindari hasil yang kurang memuaskan (tidak lulus), berikut adalah beberapa penyebab ketidak-lulusan serdos yang saya rangkum dari beberapa sumber.

Continue reading

Advertisements

We WIN!!!

Yaayy!!

Setelah beberapa waktu lalu saya memposting tentang Vote Video Wonderful Indonesia: The Journey to a Wonderful World, senang sekali setelah tau bahwa video tersebut menjadi juara di ajang bergensi UNWTO!!!! Hebatnya Indonesia jadi juara dalam kategori 2 kategori langsung! Yang pertama sebagai Winner UNWTO Video Competition 2017 Region East Asia and Pacific dan yang kedua Indonesia menang dalam kategori People’s Choice Award 2017

Khusunya untuk kategori People’s Choice Awards, hal ini tidak lepas dukungan dan support Indonesia terhadap video ini. Bayangin aja, kalau semua masyarakat kita yang menggunakan internet (a.k.a 120 juta jiwa) vote. Bisa jebol servernya UNWTO, heheehe :D:D:D

Yuuk kita menangin lagi kompetisi2 seperti ini. Bersama kita pasti MENANG!!!

Menteri Pariwisata Arief Yahya memegang penghargaan video pariwisata Indonesia dalam lomba video pariwisata yang digelar oleh UNWTO di Chengdu, China.

VOTE INDONESIA DI AJANG UNWTO!

Mari bersama-sama menangkan Indonesia!! 

Saat ini UNWTO (Badan Pariwisata Dunia) sedang melakukan pemilihan video promosi pariwisata terbaik berdasarkan hasil voting dari seluruh warga dunia melalui websitenya.

Ayo ikut berpartisipasi dengan VOTE Video Wonderful Indonesia di kompetisi UNWTO dengan klik linknya:

Indonesia.travel/vote4id

Pilih Video Wonderful Indonesia

Mohon dipastikan:
1. Masuknya dr browser (bukan google)
2. Ketik: indonesia.travel/vote4id
(Tanpa www dan tanpa tanda * di akhirnya)

Salam Wonderful Indonesia

 

VARK: Get to know Your Learning Style!

Metode belajar efektif untuk setiap orang itu berbeda. Jadi, biasanya sebelum memulai perkualiahan di semester tertentu, sangat penting bagi saya untuk melihat apa yang menjadi “preferensi” belajar mereka. Tentu setiap mahasiswa memiliki preferensi belajarnya sendiri-sendiri, namun dengan mengetahui apa yang menjadi preferensi mayoritas akan mempermudah saya dalam menyampaikan materi.

Untuk mengetahui metode apa yang paling cocok untuk kelas tertentu, saya menggunakan tes VARK. Tes ini digunakan untuk mengetahui metode belajar seperti apa yang dapat membantu mahasiswa untuk “cepat menangkap” materi yang dijelaskan oleh dosennya 🙂

VARK SAS

Secara singkat, VARK merupakan singkatan dari Visual, Auditory, Read/Write, dan Kinesthetic.  Ada tipe mahasiswa yang kalau belajar dengan baca, dia bisa cepat paham (metode Read). Ada yang cepat paham kalau dijelaskan secara mendetail sama orang lain (metode Auditory). Ada juga yang cepat paham kalau dia melihat peta konsep/diagram/gambar/video (metode Visual). Terakhir ada juga yang cepat paham kalau dia praktik secara langsung (atau sambil bergerak; metode Kinesthetic).

Yang menarik, ada orang yang hanya bisa paham materi melalui satu metode saja, ada yang bisa dengan beberapa metode. Nah, untuk yang ingin mengetahui preferensi belajar/learning style yang cocok, silahkan coba tes VARK disini: VARK QUESTIONS

Atau bisa juga langsung download PDFnya The-VARK-Questionnaire kemudian tabulasikan sendiri lebih cocok dengan metode yang mana.

Setelah mengetahui metode yang mejadi preferensi mahasiswa maka kegiatan pembelajaran dapat kita kondisikan menjadi lebih “asik”. Materi yang membosankan tentu menjadi lebih menarik jika metode penyampaian juga disesuaikan dengan preferensi dari mahasiswa.

Harapannya tentu mata kuliah yang saya ampu tidak hanya dilupakan begitu saja setelah UAS berakhir namun melekat terus sehingga memberi manfaat bagi mahasiswa 🙂

 

 

Air Bersih di Pantai Kapur: Analisis Pemanfaatan Teknologi SWRO (Sea Water Reverse Osmosis) di Kawasan Wisata Pantai Pandawa

I’m currently proposing a research to see whether it is feasible or not of having a SWRO plant installed in Pandawa Beach of Kutuh Village. The technology itself has been implemented in several countries in the world, and I am certain that it’s also possible to install it in Indonesia, especially Bali.

As a green researcher, I’m trying to formulate the feasibility study of having such plant installed in Pandawa Beach. To begin, this pilot reasearch will focus specifically on the economic and technical aspects which also include the projection of visitor coming to the destination in the next 5 years. I’m hoping that this reseach can contribute in giving sollution of water problem in Bali.

Even though the technology is now commonly being used in other parts of the world,  it is still very new for us here in Indonesia. So, to give a clearer insight here’s a brief video of SWRO technology from SUEV environment.

I will be sharing the outcome of this research once it has been finalised.

Stay tuned! 🙂